About Us

If you want to learn more about us, you’re in the right place. Read to learn how we managed to grow our business so fast.

Instagram

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcor.

YouTube

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcor.

Our story

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Donec venenatis velit metus. Morbi non augue non sapien ullamcorper volutpat id a libero. Curabitur maximus vel est ac suscipit. Pellentesque imperdiet ultricies interdum. 

Nunc elementum porta tempus. In gravida nisi at dui eleifend lobortis. Vestibulum lobortis, leo at laoreet ornare, ante lectus commodo nisl, varius pellentesque velit justo eget purus.  Aliquam tortor massa, elementum at tellus. 

FOUNDER

Harlan Purwanto lahir di Sragen, Kota kecil diujung Jawa Tengah. Lahir dari keluarga sangat sederhana, bahkan rumah yang ditempatinya dahulu sempat roboh tertiup angin. Ia juga hampir tidak sekolah karena tidak adanya biaya untuk membayar SPP dan biaya masuk.
Tekad kuatnya untuk mengubah kehidupannya dan keluarga membuat ia terus berjuang untuk bisa sekolah. Mulai kerja sejak SMP menjadi buruh di sawah hingga bekerja disebuah percetakan hanya untuk terus bisa sekolah.Setelah lulus dari SMK dengan Jurusan Otomotif, jurusan yang diinginkan, ia lansgung merantau ke karawang hingga ke rangkas, Banten.
Perjalananya tidak mulus, karena sering ditolak kerja hingga akhirnya ia memutuskan untuk bekerja disebagaiOffice Boy di salah satu retail terbesar di Indonesia, yang saat ini di miliki oleh Group CT. Bekerja tanpa lelah membuatnya  memiliki banyak pengalaman dan berpindah derpatemen menjadi penjaga ikan di Carrefour hingga memutuskan untuk resign dan memilih bekerja di perusahaan yang diinginkan yaitu Toyota. Bekerja di Toyota dengan berbagai tanggung jawab, mulai dari Toyota Service management, HSE (healt Safety & Environment), kaizen Koordinator, hingga Kodawari.
Ia tidak hanya belajar memperbaiki kendaraan, tapi lebih dari itu. Ia belajar manajemen operasional sebuah dealer, mulai People, System hingga facility. bahkan ia menjadi internal auditor sebelum sebuah didealer di audit oleh Toyota Astra Motor. sehingga ia memahami betul bagaimana sebuah organisasi bisnis berjalan dan bagaimana melalukan kaizen atau Continuous Improvement di segala fungsi organisasi.